Penjelasan Ringkas Hadits Ruqyah Syar'i berdasarkan Sunnah Nabi ﷺ
Ruqyah syar'i adalah pengobatan spiritual menggunakan ayat Al-Qur'an dan doa dari Nabi ﷺ, tanpa syirik. Syarat utama: isi jelas (bahasa Arab atau makna baik), keyakinan penyembuhan hanya dari Allah, bukan dari bacaan itu sendiri.[1]
1. Bolehnya Ruqyah (Asal Tidak Syirik)
Hadits utama:
Dari ‘Auf bin Malik: Nabi ﷺ bersabda, “Tidak mengapa ruqyah selama tidak mengandung syirik.” (Sahih Muslim 2200)[2]
Makna ringkas: Ruqyah boleh jika pakai Al-Qur'an atau doa sunnah. Haram jika pakai jimat, mantra jin, atau minta tolong selain Allah.[3]
Ibn Qayyim al-Jauziyyah: Ruqyah syar'i adalah obat jasmani-rohani, tapi setan bisa menjebak dengan syirik seperti nusyrah.[4]
Syaikh al-Albani: Takhrij hadits ruqyah harus shahih.[5]
Syaikh Bin Baz: Boleh ruqyah dengan air yang dibacakan Al-Qur'an, asal yakin kesembuhan dari Allah.[6]
- Anak demam tinggi → baca Al-Fatihah ke air, minumkan sambil doa “Adzhibil ba’sa...”.
- Sakit karena sihir → baca ayat ruqyah ke air, minum atau mandi dengannya (seperti praktik Ibn Qayyim).[4]
2. Ruqyah Umum untuk Sakit Apa Saja
Cara praktis: Letakkan tangan kanan di tempat sakit, baca doa ini 3–7 kali sambil usap.
Doa lain untuk nyeri spesifik:
Bismillah (3x), lalu 7x:
Ibn Qayyim: Doa ini mengobati penyakit hati dan jasmani.[4]
Syaikh Utsaimin: Baca dengan khusyuk dan yakin Allah yang menyembuhkan.[9]
- Pusing kepala → taruh tangan di kepala, baca doa sambil tiup ringan.
- Sakit gigi → taruh tangan di pipi, baca doa nyeri 7x, lalu kumur air ruqyah.
3. Ruqyah untuk ‘Ain (Mata Jahat/Hasad)
Cara praktis: Baca 3x sambil tiup ringan ke wajah/orang yang sakit.[11]
Ibn Qayyim: ‘Ain itu nyata, obati dengan ruqyah dan air wudhu pelaku.[4]
Syaikh al-Albani: Hadits shahih, gunakan untuk mencegah hasad.[5]
Syaikh Bin Baz: Baca pagi-sore untuk lindungi keluarga.[6]
- Anak rewel tiba-tiba setelah dipuji → baca doa sambil usap dada.
- Sakit setelah posting foto sukses → baca doa Jibril 3x, lalu mandi air ruqyah.[13]
4. Ruqyah Harian Sebelum Tidur (Perlindungan Terbaik)
Cara Nabi ﷺ:
- Rapatkan kedua telapak tangan.
- Baca Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (masing-masing 1x).
- Tiup ringan ke telapak tangan.
- Usap seluruh tubuh yang terjangkau (kepala → dada → tangan → kaki).
- Ulangi 3 kali. (Bukhari 5017)[14]
Ibn Qayyim: Melindungi dari sihir dan setan malam hari.[4]
Syaikh Utsaimin: Membentengi akidah dari syirik.[9]
Alternatif pagi & sore: Baca Al-Ikhlas + Al-Falaq + An-Nas masing-masing 3x. Cukup dari segala keburukan. (Tirmidzi 3575, shahih)[16]
5. Ruqyah dengan Al-Fatihah
Hadits: Sahabat meruqyah orang tersengat dengan Al-Fatihah saja, langsung sembuh. Nabi ﷺ setuju: “Kalian benar.” (Bukhari 5736)[17]
Cara praktis: Baca Al-Fatihah 7x sambil tiup ke orang sakit atau air (minum/mandi).
Al-Alusi (Ruh al-Ma'ani): Al-Fatihah adalah ruqyah utama karena mengandung tauhid dan doa.[18]
Ibn Qayyim: Digunakan untuk sengatan atau racun.[4]
- Demam tinggi → baca ke telapak, usap tubuh pasien.
- Gigitan ular → baca Al-Fatihah ke luka.[4]
6. Batasan Penting
- Jangan pakai jimat, benang, atau mantra tak jelas → syirik.
- Boleh ambil upah jika pakai Al-Qur'an saja.
- Jika tahu pelaku ‘ain, minta ia wudhu → airnya untuk mandi korban.[4]
Ibn Qayyim: Hindari tamimah (jimat), itu jebakan setan.[4]
Syaikh al-Albani: Hanya hadits shahih yang boleh dipakai.[5]
Syaikh Bin Baz: Ruqyah halal jika tauhid murni.[6]
Ringkasan Praktis Harian
- Pagi & sore: 3 surah mu’awwidzat ×3.
- Sebelum tidur: Usap tubuh dengan 3 surah mu’awwidzat.
- Sakit mendadak: Doa “Adzhibil ba’sa...” atau doa Jibril.
- Nyeri lokal: Bismillah 3x + a’udzu 7x.
- Tambahan: Ayat Kursi malam hari untuk lindung dari setan.
Semua ini sunnah Nabi ﷺ, kesembuhan mutlak dari Allah. Kombinasikan dengan pengobatan medis jika perlu.[19]
